Ini bukanlah mitos atau dongeng tetapi punya sejarah dan alasan tersendiri
mengapa cincin pernikahan selalu dan bahkan wajib dipasang di jari manis, kok
tidak di jari jempol atau jari lain saja??
Ini Kenyataan, bila Anda tidak percaya, coba buktikan sendiri, ikuti
langkah - langkah berikut ini:
1. Gabungkan kedua telapak tangan Anda, kemudian kedua Jari Tengah ditekuk
ke dalam sampai bertemu antara kanan dan kiri.
2. Kemudian 4 jari yang lain dipertemukan ujungnya.
3. Cobalah buka Ibu Jari Anda, Ibu Jari mewakili orang tua, Ibu Jari bisa
dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Demikian juga dengan
orang tua kita, mereka pasti akan meninggalkan kita suatu hari nanti.

4. Tutup kembali Ibu Jari Anda, kemudian buka Jari Telunjuk Anda, Jari Telunjuk mewakili kakak dan adik Anda, mereka memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita.
5. Sekarang tutup kembali Jari Telunjuk Anda, buka Jari Kelingking, yang
mewakili anak-anak. Cepat atau lambat anak-anak juga akan meninggalkan kita
karena sekolah ke luar negeri, kerja ke luar kota, dan lain - lain.
6. Selanjutnya, tutup Jari Kelingking Anda, bukalah Jari Manis Anda, tempat
dimana Anda menaruh cincin perkawinan Anda, pasti Anda akan heran karena jari
tersebut tidak akan bisa dibuka.. Mengapa?????
Karena jari manis mewakili suami istri, Cincin pernikahan dipasang di jari ini dengan harapan semoga seumur hidup, Anda dan pasangan Anda akan melekat satu sama lainnya.

Tulisan ini aku persembahkan buat sdr Iyut dan Suaminya...”Selamat Menempuh
Hidup Baru, Tuhan Yesus Memberkati.”Salam dari kami sekeluarga ( Budi Siswanto
n Fam~ sahabat dan teman seperjuangan dengan Rm Kris Ocarm di Jember, Jawa-timur
)
NB : Mohon maaf, kami tidak bisa hadir di acara pemberkatan nikah di greja Katholik di Jogya.